Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Bantu Warga Terdampak Karhutla Bersama Laznas Nurul Hayat

   Bantu warga terdampak karhutla di Banjarbaru bersama Laznas Nurul Hayat. Salurkan bantuan donasi karhutla untuk masker, layanan kesehatan, dan kebutuhan warga melalui zakatkita.org/karhutla. Asap pekat menyambut kedatangan tim relawan Laznas Nurul Hayat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Udara yang seharusnya terasa biasa justru membawa ketidaknyamanan. Mata terasa perih, sementara napas terasa sesak ketika kabut asap menyelimuti lingkungan sekitar. Di tengah kondisi tersebut, ada warga yang tetap harus beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi ini menjadi pengingat bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya persoalan api dan lahan yang terbakar. Dampaknya juga dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang setiap hari harus beraktivitas di tengah kualitas udara yang memburuk. Melalui aksi kemanusiaan ini, Laznas Nurul Hayat mengajak Sahabat Sejuk untuk ikut bantu warga terdampak karhutla . Sebab, di balik kabut asap yang terlihat, ada...

Bantuan Gempa NTT: LAZNAS Nurul Hayat Bantu Penyintas Memenuhi Kebutuhan Darurat

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026. Bencana tersebut membawa dampak besar bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Puluhan orang meninggal dunia, banyak warga mengalami luka-luka, rumah mengalami kerusakan, dan ribuan masyarakat harus mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman. Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan masyarakat terdampak tidak berhenti pada proses evakuasi. Para penyintas juga membutuhkan makanan, air bersih, tempat berlindung, perlengkapan tidur, kebutuhan kebersihan, layanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Karena itu, bantuan gempa NTT menjadi sangat penting. Setiap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang melewati masa sulit. Kondisi Penyintas Gempa NTT Gempa yang terjadi di NTT membuat banyak masyarakat harus meninggalkan rumah mereka. Berdasarkan pembaruan data BNPB pada 16 Agustus 2026, lebih dari 5.000 jiwa dilaporkan mengungsi d...